Perbedaan Freezer dengan Chiller

Apa itu Chiller?

Chiller atau sering disebut sebagai kulkas, lemari es atau refrigerator umumnya digunakan untuk rumah tangga dengan fungsi untuk mendinginkan minuman, lemari penyimpanan, mengawetkan bahan makanan dan menghasilkan es. Suhu untuk lemari es umumnya dipertahankan 3° – 10° C.

Suhu normal untuk kulkas 1 pintu atau lemari es pada umumnya adalah pada atau di bawah 4℃. Untuk penggunaan sehari-hari, suhu lemari es harus dijaga antara 1 – 3℃ atau mendekati titik beku.

Apa itu Freezer?

Jenis yang satu ini tidak berbeda dengan kulkas, hanya saja kapasitas lebih besar, dan suhunya lebih rendah. Mesin ini umumnya banyak digunakan sebagai lemari pendingin di restoran dan kapal laut. Dengan suhu rata-rata dibawah -18℃ penggunaan freezer lebih diutamakan untuk membekukan bahan makan supaya lebih tahan lama.

Perbedaan fungsi ini membuat penggunaan freezer dan chiller dapat disesuaikan dengan fungsinya. Jika hanya membutuhkan lemari penyimpanan untuk bahan makanan jangka pendek seperti sayuran, buah, susu kemasan, syrup, telur dan butter cukup dengan chiller. Selain itu chiller juga dapat digunakan sebagai showcase untuk produk minuman seperti yogurt, kopi dan susu kemasan. Selanjutnya penggunaan freezer dapat difokuskan pada penyimpanan bahan makanan jangka panjang seperti daging, ikan & es krim.

Tips menyimpan makanan di chiller atau freezer dengan tepat!

Sebagai salah satu kitchen equipment yang harus dinyalakan setiap saat, penggunaan freezer & chiller harus diikuti dengan perawatan yang berkala & baik. Kualitas bahan makanan yang disimpan dalam freezer & chiller sangat dipengaruhi oleh kebersihan alat. Untuk itu perlu langkah-langkah yang tepat dalam proses penyimpanan bahan makanan dalam freezer & chiller.

Hal paling penting yang perlu dilakukan adalah rutin memeriksa termometer untuk memastikan suhu dalam freezer & chiller stabil. Perubahan suhu sangat berpengaruh pada kualitas bahan makanan dan pergerakan udara dalam freezer & chiller. Memang tidak semua freezer & chiller dilengkapi dengan termometer, sehingga untuk menentukan suhu yang tepat bisa jadi membingungkan. Tapi kabar baiknya, harga termometer untuk kulkas ini cukup murah dan bisa beli di sebagian besar toko peralatan dapur.

Untuk berjaga-jaga agar suhunya tetap terjaga, berikut beberapa cara untuk menjaganya:

  1. Pastikan pintu chiller atau freezer selalu tertutup. Hanya buka pintu chiller atau freezer saat diperlukan untuk mengambil atau meletakkan bahan makanan.
  2. Chiller atau freezer yang diisi bertumpuk apalagi penuh akan cenderung lebih hangat dibandingkan yang isinya diatur menyebar dan tidak diisi terlalu banyak. Sebaliknya, makanan yang tidak menumpuk akan membuat udara dapat mengalir dengan lebih baik melalui chiller dan freezer. Jadi disarankan untuk tidak menumpuk makanan.
  3. Bersihkan koil dan kondensor secara rutin. Chiller dan freezer kalian juga membutuhkan perawatan dan salah satu bagian yang harus rutin dirawat adalah koil dan kondensor. Pastikan tidak berdebu atau ada kotoran yang menempel pada bagian ini karena jika kotor bisa menyebabkan turunnya atau berkurangnya performa pendinginan pada kulkas secara keseluruhan.

Jika kita bisa mengatur suhu chiller atau freezer dengan baik, maka makanan yang ada di dalamnya bisa bertahan lama, tidak hanya itu tetapi salah satu cara untuk mencegah penyakit yang dibawa oleh makanan seperti telur dan produk olahan susu.

Pemilihan produk freezer & chiller untuk penggunaan jangka panjang perlu didampingi oleh ahli kitchen equipment. D’Trust memberikan layanan maintenance dan garansi hingga 12 bulan kepada customer, termasuk layanan pengecekan kondisi freezer & chiller.

Penulis: Alvin Giovanni

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *